Diskominfo Memastikan PPDB Online Berjalan Dengan Lancar Untuk Semua Sekolah

0
32
<pre><pre>Diskominfo Memastikan PPDB Online Berjalan Dengan Lancar Untuk Semua Sekolah
Kepala Dinas Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

BARUSJAM.Net– Perkembangan era digitalisasi saat ini begitu cepat, tidak dapat dipungkiri bahwa semua aktivitas dunia kerja sangat membantu semua lembaga pemerintah. Memberikan kemudahan layanan dan jangkauan tak terbatas. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, membuat pengguna internet cukup tinggi.

Pemerintah Kabupaten melalui Kantor Penajam Komunikasi dan Informasi Paser Utara (PPU) menyatakan bahwa Penerimaan Siswa Baru (PPDB) 2020 tentu tidak akan mengalami kesulitan jaringan internet.

"Saat ini untuk sekolah menengah pertama sudah 100 persen. Tetapi untuk sekolah dasar hanya sekitar 50 persen untuk tahun ini," kata Kepala Informasi dan Komunikasi PPU, Budi Santoso ketika diwawancarai melalui telepon, Jumat (6) / 19/2020).

Alasannya adalah sesuai dengan kerangka acuan dalam rencana kerja untuk tahun ini, telah disepakati bahwa hanya pada 56 poin untuk tahap awal, sisanya akan mengikuti pada 2021.

"Semuanya sudah tercakup oleh jaringan internet. Mulai dari sekolah, desa dan desa, kecamatan, puskesmas hingga setiap SKPD aman," jelasnya.

Untuk diketahui, ada 43 sekolah menengah pertama di wilayah PPU, untuk jumlah sekolah dasar ada sekitar 109. Tingkat sekolah menengah pertama negeri, madrasah hingga swasta di PPU memiliki kuota maksimum 3.488 siswa.

Sedangkan untuk tingkat dasar baik negeri maupun swasta memiliki kuota maksimum 4.256 siswa.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa hampir semua daerah di PPU telah terkoneksi ke internet. Hanya saja tidak dapat dijangkau melalui serat optik. Dalam hal itu, partainya meliput jaringan satelit.

"Anggaran untuk tahun ini adalah Rp 3,7 miliar," katanya

Budi mengatakan ini berlanjut karena sistem online saat ini diperlukan. Terutama di sektor pendidikan dan perkantoran.

"Era sekarang online juga. Jadi kami mendorong ke arah itu. Apalagi, selama pandemi seperti ini, akses online diperlukan untuk guru," katanya kepada media ini.

Namun demikian, itu tidak mengesampingkan kemungkinan sistem pengajaran dan pembelajaran untuk lebih didorong di masa depan.

"Jadi bukan hanya untuk PPDB, tapi selamanya," pungkasnya.

Dia mengatakan dia bekerja sama dengan penyedia layanan Internet (provider) untuk meluncurkan aktivitas online (SyR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here